RUTAN BATURAJA IKUTI PENGUATAN PELAKSANAAN KEGIATAN KERJA DAN PRODUKSI SECARA VIRTUAL

oleh
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

HumasRutanBaturaja – Bertempat di Ruang Rapat Rutan Klas IIB Baturaja, Kasubsi Pelayanan Tahanan bersama staf pelayanan tahanan mengikuti kegiatan teleconference bersama Direktorat Jenderal Pemasyarakatan terkait penguatan pelaksanaan kegiatan kerja dan produksi guna mewujudkan Resolusi Pemasyarakatan 2020 (Jumat, 17/07/2020).

Kegiatan yang berlangsung pukul 09.30 WIB sampai dengan selesai.  Teleconference ini diikuti oleh seluruh jajaran Pemasyarakatan di Indonesia melalui media aplikasi Zoom.

Dalam kesempatan ini, Hendra Eka Putra, A.Md.IP, SH, MH selaku Direktur Binapi Latkepro membuka kegiatan dengan menyapa 3 perwakilan dari peserta teleconference dan menanyakan bagaimana pencapaian dari kegiatan kerja dan produksi dari UPT tersebut.

Dalam kesempatan ini, Kadek Anton Budiharta, A.Md.IP, SH, MH selaku Kepala Subdirektorat Kegiatan Kerja Produksi menyampaikan 2 poin dari target Resolusi Pemasyarakatan, dimana poin 08 tentang mewujudkan ketahanan pangan melalui penanaman tanaman pangan seluas 100 ha dan poin 11 tentang meningkatkan penerimaan negara bukan pajak sebesar Rp. 7.000.000.000,-.

Untuk mencapai poin tersebut maka diperlukan kegiatan kerja dan produksi dari seluruh UPT Pemasyarakatan di Indonesia.

Permasalahan yang dihadapi dalam meningkatkan kegiatan kerja dan produksi terkendala pandemi Covid-19 sehingga mengakibatkan vakumnya kegiatan kerja dan produksi di UPT Pemasyarakatan di Indonesia, namun memasuki masa New Normal, Kadek berharap agar kegiatan kerja dan produksi di Lapas atau Rutan di lanjutkan dengan tetap menerapkan protokol kesehatan.

Kasubsi Pelayanan Tahanan, Mirullah mengatakan akan mengoptimalisasi kegiatan kerja dan produksi pada Rutan kelas IIB Baturaja “Kami akan menindaklanjuti perintah dari Direktorat Jenderal Pemasyarakatan guna mewujudkan target Resolusi Pemasyarakatan tahun 2020. Mulai dari memanfaatkan lahan yang ada di dalam Rutan, dan meningkatkan produktifitas WBP yang bekerja” tegasnya.