Cegah Demam Berdarah, Rutan Baturaja lakukan Fogging

oleh
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Cegah DBD, Rutan Baturaja lakukan Fogging

Humas_Rutan Baturaja – “Lebih Baik Mencegah Daripada Mengobati”, ungkapan tersebut biasa kita dengar dalam menangani permasalahan kesehatan di Masyarakat, Hal ini juga menjadi fokus utama yang dilaksanakan dalam Proses Pembinaan WBP Rutan Klas IIB Baturaja yang juga merupakan bagian dari Masyarakat. Untuk itu Jumat,(22/02) Rutan Kelas IIB Baturaja bekerjasama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten OKU melaksanakan proses Fogging atau Pengasapan dengan tujuan untuk memberantas Jentik nyamuk yang mulai berkembang memasuki musim penghujan ini.

Setelah disambut di ruang rapat Rutan Baturaja, pihak Dinas Kesehatan Kab. OKU dengan didampingi petugas rutan mulai melaksanakan proses Fogging ke seluruh bagian ruangan hunian blok WBP Rutan Baturaja.

“Kami sangat senang dan mengapresiasi kegiatan ini karena sejalan dengan tujuan Rutan dalam menciptakan kebersihan dan keindahan blok hunian yang diiringi oleh komitmen peningkatan kesehatan bagi para WBP oleh petugas pemasyarakatan” puji Rian, Salah seorang WBP Rutan Baturaja.

Sementara itu Kepala Rutan Baturaja yang diwakili oleh Kepala Pengamanan Rutan Ismaton.,S.Pd.I.,MM mengatakan ” melihat perkembangan di masyarakat, penyakit DBD maupun penyakit lainnya yang disebabkan oleh Jentik Nyamuk telah menjadi kejadian luar biasa dan sangat memprihatikan. “Kami pihak Rutan Baturaja berupaya untuk mencegah semaksimal mungkin penyebaran penyakit DBD dalam rutan karena bagaimanapun juga WBP Rutan Baturaja bagian dari masyarakat”. Ujarnya

Diakhir kegiatan Ismaton menekankan bahwa kegiatan kerjasama  dengan pihak kesehatan terutama Dinas Kesehatan OKU ini tidak akan berhenti sampai disini dan akan terus di tingkatkan ke kegiatan lainnya.

“ kegiatan positif ini akan terus di lakukan dan akan kami kembangkan mungkin sekarang fogging, mungkin besok penyuluhan HIV ataupun kegiatan positif lainnya. Apapun itu terpenting baik untuk kesehatan warga binaan Rutan Baturaja,” tegas Maton